Seperti yang diketahui kimia dalam dunia perkuliahan dibagi menjadi 3 fokus utama. Ketiganya telah resmi menjadi program studi di hampir seluruh universitas di Indonesia. Jurusan-jurusan tersebut telah resmi ada sejak lama, namun kebanyakan orang masih mempertanyakan apa perbedaan di antara ketiganya.
Ketiga jurusan kimia ini memang terlihat sama, yaitu membahas tentang kimia. Namun, jika kita tilik kedalam, ketiganya memiliki fokus tujuannya masing-masing. Jurusan kimia murni juga dikenal dengan kimia dasar atau kimia fudamental, adalah cabang ilmu kimia yang berfokus pada dasar-dasar kimia, seperti pemahaman tentang sifat dan perilaku zat, serta interaksi antar zat-zat. Kemudian jurusan teknik kimia adalah cabang ilmu dan teknik yang berkaitan dengan desain, pengembangan, operasi, dan manajemen proses industri yang melibatkan perubahan demi perubahan bahan mentah hingga menjadi produk dengan menggunakan reaksi kimia. Dan yang terakhir yaitu jurusan pendidikan kimia. Dari namanya saja kita sudah mengetahui bahwa fokus dari jurusan ini adalah pendidikan yang artinya, para lulusan jurusan ini akan menjadi tenaga pendidik yang dibekali ilmu kimia yang mumpuni. Tak hanya berbeda fokus tujuan, ketiganya juga berbeda tingkat peluang kerjanya. Mengingat ketiganya adalah jurusan yang memiliki fokusnya masing-masing tentu peluang kerja pun akan berbeda. Namun, dari ketiga jurusan tersebut, jurusan apa yang paling tinggi peluang kerjanya?
1. Kimia Murni
Bicara mengenai peluang kerja, jurusan kimia murni cenderung lebih terbatas peluang pekerjaannya karena dalam penerapannya dalam dunia kerja kimia murni akan lebih sering melakukan kegiatan penelitian dan eksperimen. Tentunya penelitian dan eksperimen di bidang ini akan terfokus langsung dengan peningkatan pengetahuan dasar dan belum terkait secara langsung dengan dunia industri. Dengan demikian lapangan pekerjaan untuk jurusan kimia murni umumnya terdapat pada lembaga penelitian dan lembaga pendidikan khususnya di perguruan tinggi.
2. Teknik Kimia
Jurusan teknik kimia adalah jurusan yang memang sudah berfokus untuk terhubung secara langsung dengan dunia industri. Hal tersebut membuat peluang kerja jurusan ini sangat tinggi. Lulusan jurusan teknik kimia dapat bekerja hampir di seluruh bidang industri seperti industri kimia, minyak dan gas, farmasi, makanan dan minuman, pulp dan kertas, dan banyak lagi. Semua jenis industri tersebut sudah ada di Indonesia dan masih berkemungkinan untuk bertambah jumlahnya. Hal itu membuat peluang kerja bagi lulusan teknik kimia menjadi meningkat.
3. Pendidikan Kimia
"Pendidikan" yang bersanding dengan nama "kimia" menandakan bahwa erat kaitannya dengan dunia pendidikan ataupun keguruan. Jurusan pendidikan kimia memiliki peluang kerja yang cukup luas di Indonesia. Mengingat keadaan dunia pendidikan yang ada di Indonesia, membuat kita sadar bahwa tenaga pendidik sangatlah penting. Maka dari itu, jurusan pendidikan akan memiliki tingkat peluang kerja yang cukup tinggi. Jurusan pendidikan kimia sendiri bisa bekerja sebagai guru kimia di sekolah menengah atau perguruan tinggi, pengembang kurikulum kimia, hingga peneliti dalam bidang pembelejaran dan pengajaran kimia. Selain di lembaga-lembaga pendidikan, jurusan pendidikan kimia juga dapat terlibat penuh di lembaga-lembaga pelatihan resmi di Indonesia.
Demikian itu adalah perbedaan ketiga jurusan dengan ilmu kimia sebagai fokus utamanya. Perlu diingat bahwa data di atas dapat berubah sewaktu-waktu bergantung pada perkembangan dunia industri dan kebutuhan pasar. Untuk itu, penting bagi individu untuk mengasah keterampilan-keterampilan yang mampu mengembangkan bakat dan kemampuan yang tentunya akan berguna di masa depan nanti.
Keterampilan apa saja yang perlu di asah sejak sekarang? kamu bisa mencari tahunya disini.
Jangan lupa untuk sertakan komentar dan bagikan jika artikel ini penting untuk sekitarmu!
Komentar
Posting Komentar